Itu adalah pertanyaan yang sering bakal ditanyakan oleh teman-teman Anda, ketika mereka tau kalau Anda bekerja di industri pasar modal.
Sebenarnya ada 2 pertanyaan yang sering ditanyakan kalau saya pikir-pikir, satunya lagi adalah, “Saham yang bagus apa ya?”
Hampir terjadi di setiap kesempatan, ketika saya bertemu entah dengan teman kuliah, teman nongkrong, atau keluarga, kebanyakan pertanyaan yang ditanyakan adalah itu; saham apa yang bakal naik dan saham apa yang bagus.
Mungkin dipikir karena bekerja di pasar modal jadi bisa auto tau mana saham yang bakalan naik.
Susah untuk menjawab pertanyaan ini.
Pertama, karena pada dasarnya ya memang gak tau mana saham yang pasti bakalan naik, besok, minggu depan, bulan depan, atau tahun depan. Kalo misal saya sudah tau pasti sahamnya sudah dibeliin lah.
Kedua, karena alasan gengsi jadi kalo gak dijawab pertanyaannya kesannya kita bodoh banget ya padahal tiap hari kerjaannya ngeliatin saham.
Biasanya menghadapi situasi ini saya mempunyai trik.
Apabila pertanyaanya saham yang bakal naik, maka saya menjawab: “Saham pada umunya bergerak mengukuti indeks, meskipun tidak selalu tapi pada umumnya begitu. Memprediksi pergerakan indeks, lazimnya kita melihat bagaimana indeks saham negara-negara maju misalnya Singapura, Jepang, & Amerika. Jika pada penutupan rata-rata indeks luar negeri itu positif, maka kemungkinan market akan dibuka positif juga, tapi tetap ada kemungkinan sebaliknya.”
Apabila pertanyaannya saham yang bagus, maka saya menjawab: “Ada lebih dari 500 saham yang sudah tercatat di bursa, termasuk bank-bank besar di Indonesia, yang pasti termasuk bank yang Anda gunakan selama ini. Itu”
Ya seperti itulah. Sekian.